Categories
Tips Investasi Properti

Tips Aman Investasi Beli Tanah dan Properti

Pada saat ini banyak sekali cara untuk melakukan investasi. Apabila anda mempunyai uang lebih atau mempunyai banyak dana,  ada baiknya anda gunakan dana itu untuk investasi properti atau Membeli tanah.

Seperti kita ketahui investasi tanah atau investasi properti adalah salah satu cara investasi yang paling aman dan juga profitable. Hal ini karena properti dan juga harga tanah tiap tahun mengalami peningkatan. Artinya meskipun di anggur kan tanah ataupun properti tersebut tidak akan mengurangi nilai jual cari tanah dan properti tersebut di tahun mendatang.  Dipastikan harganya akan jauh lebih tinggi dibanding beberapa tahun Pada saat membeli.

Nah karena profitable berikut ini kami akan Berikan beberapa tips yang dilakukan sebelum membeli tanah ataupun properti.

Memastikan status tanah

Anda akan melakukan jual beli atau dalam hal ini Membeli tanah untuk investasi hal yang paling utama dilakukan adalah memastikan status dari tanah yang dijual tanah yang akan anda beli.

Terdapat tiga istilah yang lazim digunakan untuk melakukan cek status akan dijual, yani status free, status clean dan status clear.

Dengan status free itu tanah tersebut adalah tanah yang bukan berstatus sengketa atau dikatakan tanah itu bebas sengketa. Dimana salah satu Buktinya adalah nama pemilik tanah sesuai dengan tera di sertifikat tanah yang akan dijual.

Lalu yang dimaksud dengan status clean  yaitu dalam keadaan kosong atau tidak digunakan untuk kegiatan bersifat ekonomi maupun tidak sedang ditempati oleh seseorang.

Sedang yang dimaksud dengan status clear yaitu di mana tanah tersebut mempunyai ukuran yang tepat dan mempunyai batasan-batasan tanah yang sesuai dengan yang tertulis di sertifikat.

Tanah mempunyai sertifikat yang asli dan lengkap

Sebelum anda melakukan penawaran ataupun melihat lokasi tanah yang akan anda beli alangkah baiknya anda dulu dan melakukan pengecekan kelengkapan surat-surat tanah tersebut. Legalitas kepemilikan tanah haruslah jelas anda melangkah ke tahap mengecek lokasi dan juga melakukan penawaran harga tanah.

Hal ini sangat penting dilakukan agar anda nantinya tidak tertipu Membeli tanah dengan sertifikat bodong tanah yang mempunyai duplikasi sertifikat.  Salah satu cara untuk melakukan pengecekan tanah adalah dengan menanyakan surat tanah di BPN atau Badan Pertahanan Nasional.

Gimana nantinya BPN akan melakukan pengecekan keaslian sertifikat tanah berdasarkan peta pendaftaran tanah tersebut. Cara lain untuk melakukan pengecekan sertifikat tanah adalah dengan menggunakan aplikasi sentuh tanahku yang memang disiapkan oleh Kementerian Agraria dan tata ruang badan Pertahanan Nasional.

Melakukan pengecekan lapangan atau cek kondisi tanah yang akan dibeli

Langkah selanjutnya setelah ada grill mengecek surat tanah yang akan dibeli, maka langkah selanjutnya anda melakukan pengecekan ke lokasi dan melihat prospek dari tanah yang akan anda beli. Lakukan pengecekan apakah tanah tersebut berada di lokasi yang dekat dengan fasilitas umum, apakah tanah tersebut dalam posisi atau datar.  Hal ini sangat penting dipertimbangkan untuk menentukan harga tanah yang layak.

Anda juga perlu melakukan cek Apakah di tanah tersebut atau lokasi tanah yang dijual tersebut dekat dengan tempat Pemukiman yang mana nantinya Anda memerlukan jaringan listrik, dan juga jaringan untuk air PAM.

Peninjauan tata letak lokasi dan juga kondisi tanah ini sangat penting untuk menilai Apakah kedepannya lokasi tanah tersebut benar-benar menguntungkan secara finansial.

Membuat akta jual beli tanah

Bila tahap-tahap diatas telah dilakukan Dan semua dalam keadaan bagus dan beres maka langkah selanjutnya adalah anda selaku pembeli dan si penjual tanah surat perjanjian akta jual beli tanah.

Yaitu surat perjanjian jual beli tanah sebagai bukti pengalihan hak kepemilikan atas tanah dari penjual kepada anda selaku pembeli tanah.

Akta jual beli tanah ini bisa dibuat dalam berbagai jenis bentuk sertifikat kepemilikan tanah, apakah itu sertifikat hak milik atau kiri atau sertifikat hak guna bangunan. 

Penandatanganan jual beli harus dilakukan melalui PPAT pejabat pembuat akta tanah, secara resmi ketiga selain pihak penjual dan pembeli.

Dalam hal ini syarat kan penjual harus mempunyai sertifikat tanah asli mempunyai KTP asli serta bukti pajak dan bangunan kurang lebih 10 tahun terakhir.

Membawa akta jual beli ke BPN.   Dalam hari ini berkas Akta Jual Beli diserahkan ke pihak BPN adalah 7 hari pembuatan berkas Akta Jual Beli. Dalam pengajuan ke BPN juga disertai disertakan pengajuan untuk surat permohonan balik nama.

Untuk pengajuan balik nama diperlukan Beberapa syarat diantaranya kTP penjual dan pembeli tanah bukti pelunasan BPHTB serta bukti pelunasan pajak.

Nah sampai tahap ini proses balik nama akan dianggap selesai dan proses jual-beli dianggap beres apabila tersebut sudah balik nama menjadi nama anda selaku pembeli tanah.

Tanah memang sedikit agak rumit ini juga berfungsi agar kedepannya tidak terjadi sengketa setelah dilakukan proses jual beli tanah.  Proses ini sebenarnya untuk melindungi kedua belah pihak apabila ke depannya ada sesuatu yang berhubungan dengan masalah hak kepemilikan  tanah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *